About

Rabu, 27 Maret 2019

Televisi

elevisi (TV) adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi" merupakan gabungan dari kata tele (τῆλε, "jauh") dari bahasa Yunani dan visio ("penglihatan") dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai “alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual/penglihatan.”
Penggunaan kata "Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi", "acara televisi", ataupun "transmisi televisi". Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal sering disebut dengan TV (dibaca: tiviteve ataupun tipi.)
Kotak televisi pertama kali dijual secara komersial sejak tahun 1920-an, dan sejak saat itu televisi telah menjadi barang biasa di rumah, kantor bisnis, maupun institusi, khususnya sebagai sumber kebutuhan akan hiburan dan berita serta menjadi media periklanan. Sejak 1970-an, kemunculan kaset videocakram laserDVD dan kini cakram Blu-ray, juga menjadikan kotak televisi sebagai alat untuk melihat materi siaran serta hasil rekaman. Dalam tahun-tahun terakhir, siaran televisi telah dapat diakses melalui Internet, misalnya melalui iPlayer dan Hulu.

Sekelompok keluarga berkebangsaan Amerika sedang menonton TV, 1958
Walaupun terdapat bentuk televisi lain seperti televisi sirkuit tertutup, namun jenis televisi yang paling sering digunakan adalah televisi penyiaran, yang dibuat berdasarkan sistem penyiaran radio yang dikembangkan sekitar tahun 1920-an, menggunakan pemancar frekuensi radio berkekuatan tinggi untuk memancarkan gelombang televisi ke penerima gelombang televisi.
Penyiaran TV biasanya disebarkan melalui gelombang radio VHF dan UHF dalam jalur frekuensi yang ditetapkan antara 54-890 megahertz[1]. Kini gelombang TV juga sudah memancarkan jenis suara stereo ataupun bunyi keliling di banyak negara. Hingga tahun 2000, siaran TV dipancarkan dalam bentuk gelombang analog, tetapi belakangan ini perusahaan siaran publik maupun swasta kini beralih ke teknologi penyiaran digital.
Sebuah kotak televisi terdiri dari bermacam-macam sirkuit elektronik didalamnya, termasuk di antaranya sirkuit penerima dan penangkap gelombang penyiaran. Perangkat tampilan visual yang tidak memiliki perangkat penerima sinyal biasanya disebut sebagai monitor, bukannya televisi. Sebuah sistem televisi dapat dipakai dalam berbagai penggunaan teknologi seperti analog (PALNTSCSECAM), digital (DVBATSCISDB dsb.) ataupun definisi tinggi(HDTV). Sistem televisi kini juga digunakan untuk pengamatan suatu peristiwa, pengontrolan proses industri, dan pengarahan senjata, terutama untuk tempat-tempat yang biasanya terlalu berbahaya untuk diobservasi secara langsung.
Televisi amatir (ham TV atau ATV) digunakan untuk kegiatan percobaan dan hiburan publik yang dijalankan oleh operator radio amatir. Stasiun TV amatir telah digunakan pada kawasan perkotaan sebelum kemunculan stasiun TV komersial.[2]
Televisi telah memainkan peran penting dalam sosialisasi abad ke-20 dan ke-21. Pada tahun 2010iPlayer digunakan dalam aspek media sosial dalam bentuk layanan televisi internet, termasuk di antaranya adalah Facebook dan Twitter.[3]

Kamis, 14 Maret 2019

Gangguan Sistem Eksresi Pada Manusia


Rabu, 23 Januari 2019

Roket Air


Membuat Roket Air




WEW ! ! ! >_<

Tentu kamu sudah pernah melihat roket di tv atau di internet. Ingin membuat roket mu sendiri, yuk, kita buat roket air yang dapat meluncur tinggi seperti roket. Langsung saja InformaZone.com, jelaskan cara membuat roket air dengan alat dan bahan yang sederhana dan mudah kita temukan.

Alat dan Bahan

Alat dan Bahan (kellydesign.co)
  1. 1 buah botol air mineral bekas ukuran 1 liter, lebih bagus menggunakan bekas minuman soda, karena lebih kuat
  2. Pipa dengan diameter 1/2 inchi, dengan panjang sekitar 1 meter
  3. Pipa dengan diameter 1 inchi, panjangnya sekitar 10 cm
  4. Kardus bekas, atau plastik kanopi (lebih awet karena anti air)
  5. Kertas karton, atau mika (lebih awet tahan air)
  6. 10 kabel ties (biasa untuk mengikat kabel)
  7. Pentil sepeda motor
  8. Potongan karet ban
  9. Penutup pipa paralon (tanpa ulir), ukuran 1/2 inchi
  10. Kertas koran, lakban bening, lakban hitam, double tape
  11. Gunting, cutter, penggaris, lem pipa, lem super

Cara Membuat Roket

Bentuk Roket Air (cbws.tk)
  1. Buatlah kerucut dengan mika dan sesuai kan ukuran nya dengan bagian bawah botol, kemudian rekatkan dengan lakban hitam agar tidak lepas.
  2. Buat sirip roket dengan plastik kanopi, buat bentuk segitiga siku-siku dengan tinggi 12 cm dan lebar 10 cm, buatlah 4 lembar untuk setiap satu roket dan tempel di bagian bawah rocket dengan lakban bening.
  3. Tempel sirip pada botol dengan posisi yang seimbang, dengan posisi sirip saling berhadapan.
  4. Buka tutup botol, lubangi dengan cutter agar dapat dimasukkan pipa 1/2 inchi, usahakan lubang memiliki ukuran yang sama persis dengan pipa 1/2 inchi.
  5. Buatlah lingkaran seukuran tutup botol dengan karet ban dalam bekas, kemudian lubangi lingkaran tersebut agar dapat dimasuki pipa 1/2 inchi.
  6. Ukuran lubang usahakan agak lebih kecil sedikit dari ukuran pipa, karena karet ban dalam dapat melar.
  7. Masukkan potongan ban dalam (sebagai seal agar air tidak bocor) ke dalam tutup botol yang telah dilubangi, kemudian rekatkan dengan lem super dan tutup kembali botol dengan tutup botol yang berlubang tadi.
  8. Pembuatan roket selesai.

 Cara Membuat Peluncur Roket

Susunan Kabel Ties (youtube.com)
Pencengkram Botol (youtube.com)
Kunci Pengaman (youtube.com)
Pentil di Tutup Pipa 1/2 inchi (youtube.com)
  1. Pipa dimasukkan ke dalam botol hingga mencapai setengah bagian botol plastik, lalu tandai dengan lakban.
  2. Ambil lakban hitam dan potong dengan panjang 6 cm.
  3. Bariskan kabel ties secara rapi di atas lakban hitam, gunakan penggaris agar lebih rapi.
  4. Lilitkan lakban yang berisi kabel ties di sekililing pipa 1/2 inchi pada bagian yang diberi tanda lakban (lihat no. 1) dan diperkuat dengan diikat dengan kabel ties yang lain.
  5. Gunakan pipa ukuran 1 inchi sebagai kunci pengaman, dengan cara memasukkan pipa 1/2 inchi ke dalam pipa 1 inchi.
  6. Lubangi penutup pipa dan lubangi agar bisa dipasang pentil sepeda motor di atasnya.
  7. Pasang penutup pipa ke pipa 1/2 inchi dan lem dengan lem pipa.
  8. Peluncur roket selesai dibuat.

Cara Bermain

Bermain Roket Air (info.umkc.edu)
  1. Isi botol dengan air hingga kira-kira setinggi 1/2 bagian botol
  2. Masukkan pipa 1/2 inchi ke dalam botol hingga kabel ties, pastikan kabel ties mencengkram mulut botol.
  3. Pasang kunci pengaman
  4. Balikkan botol, jika masih ada air yang merembes keluar maka ganti seal dengan yang baru. Jika tidak maka seal berfungsi dengan baik.
  5. Pompa udara ke dalam botol melalui pentil yang terpasang pada pipa 1/2 inchi, jangan terlalu lama, jika botol terlihat mengeras karena tekanan pompa, maka itu sudah cukup.
  6. Lepas kunci pengaman dan roket akan meluncur. Selamat bermain.

Rabu, 09 Januari 2019

Teleskop

Pengertian, Fungsi Dan Bagian Dari Teleskop

Diposting pada 
Pengertian, Fungsi Dan Bagian Dari Teleskop – Sebuah teleskop atau teropong adalah alat pengamatan yang berfungsi mengumpulkan radiasi elektromagnetik dan sekaligus membentuk citra dari objek yang diamati. Teleskop adalah alat yang paling penting dalam pengamatan astronomi. Jenis teleskop (biasanya optik) yang digunakan untuk tujuan tersebut, antara lain, tidak angkutan astronomi, bermata, teropong, lensa kamera, atau teleskop. Teleskop meningkatkan ukuran sudut objek, dan kecerahan. Alat yang menggunakan lensa ini seperti halnya pada Fungsi Dan Bagian Dari Mikroskop hanya saja memiliki perbedaan di bagian objek yang di lihat besar dan kecil dan juga jarak pandang.
Teleskop
Teleskop
Galileo diakui menjadi yang pertama untuk menggunakan teleskop untuk tujuan astronomi. Pada teleskop pertama dibuat hanya dalam rentang panjang gelombang terlihat saja (seperti yang dibuat oleh Galileo, Newton, Foucault, Hale, Meinel, dan lain-lain), dan kemudian berkembang menjadi panjang gelombang radio setelah tahun 1945, dan sekarang mencakup seluruh spektrum elektromagnetik teleskop setelah eksplorasi ruang majunya setelah tahun 1960.
Penemuan atau prediksi adanya pembawa informasi lain (gelombang gravitasi dan neutrino) membuka spekulasi untuk membangun sistem deteksi bentuk energi tersebut dengan peran yang sama dengan teleskop klasik. Sekarang itu adalah umum untuk merujuk pada teleskop gelombang gravitasi atau teleskop partikel berenergi tinggi.

Fungsi teleskop

Fungsi teleskop dapat ditemukan di bidang astronomi. Teleskop adalah instrumen yang berfungsi untuk melihat objek yang sangat jauh. Alat ini mengandalkan cermin sebagai pembentukan gambar yang akan diterima oleh mata.
Teleskop pertama kali dibuat oleh beberapa ilmuwan, seperti Galileo, Newton, Foucault, dan sebagainya. Teleskop disebut teleskop optik bekerja dengan panjang gelombang terlihat.
Fungsi teleskop adalah untuk melihat objek yang sangat jauh, serta benda-benda langit. Teleskop bekerja dengan menangkap gambar dengan bantuan gelombang radiasi elektromagnetik yang dapat menembus lapisan atmosfer.
Berdasarkan pada objek, teleskop dibagi menjadi tiga jenis, yaitu teleskop refraktor (dioptrik), reflektor (catoptrik), dan catadioptrik. Jenis teleskop refraktor (dioptrik) memiliki sistem yang bekerja menggunakan dua lensa objektif. Lensa utama akan mengumpulkan bayangan dan cahaya yang kemudian akan diteruskan ke lensa mata, kemudian diterima oleh mata saat melihat sebuah objek ke objek bayangan.
Teleskop jenis reflektor (catoptrik) memiliki sistem kerja yang menggunakan cermin. Cermin yang digunakan adalah cermin cekung. Cermin cekung akan memantulkan cahaya dan bayangan gambar.

Teleskop reflektor

Teleskop reflektor ini adalah alternatif teleskop refraktor. Kadang-kadang, refraktor optik teleskop akan mengalami gangguan yang membuat bayangan diterima menjadi tidak fokus. Berbeda dengan reflektor teleskop yang menggunakan cermin cekung, reflektor memiliki elemen penting sehingga bayangan yang diterima tetap dalam keadaan fokus.
Teleskop Catadioptrik memiliki sistem kerja yang tidak jauh berbeda dari refraktor dan reflektor teleskop, yang menyerap cahaya dan bayangan objek yang akan diterima oleh mata. Namun, jenis teleskop merupakan penggabungan dari dua jenis sebelumnya teleskop, yang menggunakan cermin dan lensa yang dapat ditemukan di mikroskop, mercusuar, dan kamera SLR lensa tele.
Semua teleskop yang pernah dibuat memiliki kinerja yang sama dan fungsi, yaitu untuk mengamati objek yang sangat banyak seperti benda-benda langit dan benda-benda kecil, seperti menggunakan mikroskop untuk mengamati sel.
Fungsi teleskop baru yang ditemukan di zaman ini adalah teleskop hubble dipasang di ruang untuk mengirim gambar dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Gelombang akan ditangkap oleh bumi dengan hasil yang jelas. Dengan demikian, teleskop ini membantu orang untuk mengamati benda-benda di luar angkas.
Sehingga gambar dapat diamati, difoto, belajar, dan ditransmisikan ke komputer, menggunakan teleskop yang dilengkapi dengan satu atau lebih elemen optik melengkung, biasanya terbuat dari kaca, untuk mengumpulkan cahaya dan radiasi elektromagnetik lain untuk titik fokus. Teleskop optik digunakan untuk astronomi dan di banyak instrumen non-astronomi, seperti teropong yang digunakan untuk pengamat burung atau mengamati burung, dan teropong untuk tujuan mengamati alam sekitarnya.

Ada tiga jenis utama optik

  • Teleskop pembiasan yang menggunakan lensa untuk membentuk sebuah gambar.
  • Teleskop pemantulan yang menggunakan susunan cermin untuk membentuk sebuah gambar.
  • Teleskop Catadioptric yang menggunakan cermin dikombinasikan dengan lensa untuk membentuk sebuah gambar.
Selain jenis teleskop yang umum dikenal, ada beberapa jenis lain yang memiliki utilitas tertentu seperti Astrograph, Comet pencari, teleskop surya.

Bagian teleskop

  • Findescope optik
Seperti teleskop miniatur yang terpasang pada braket pada tabung teleskop, berfungsi untuk memperbesar bidang gambar dan Formatting dalam konsentrasi benar bintang.
  • Focuser
Masing-masing teleskop memiliki focusers focuser dan datang dalam berbagai gaya. melekat pada tabung teleskop dan memegang lensa mata teleskop.
Kebanyakan model memiliki tombol pada sisi teleskop (rak dan pinion, Crayford) yang memungkinkan tabung internal untuk bergerak ke atas dan ke bawah sampai fokus dicapai, tetapi beberapa model (heliks) kiri atau kanan untuk mencapai fokus.
  • Eyepieces
adalah sebagai luas dan beragam seperti teleskop itu sendiri. Pada dasarnya, lensa teleskop adalah pengaturan lensa array barel untuk membantu gambar perbesaran. Mereka datang dalam berbagai ukuran sesuai dengan focuser dan berbagai sama faktor pembesaran dan gaya
  • Teleskop tube
Masing-masing teleskop juga memiliki tabung – atau tabung optik .. Ini hanya sebuah tabung berongga yang terbuat dari berbagai bahan yang menempel bagian teleskop.
Untuk teleskop refraktor, lensa utama berjalan di depan dengan focuser di belakang, sementara reflektor memiliki cermin utama di belakang, depan terbuka dan focuser adalah sepanjang sisi atas.
Desain bervariasi antara jenis teleskop dan produsen.
  • Primer Mirror Cell: Ini adalah perakitan lengkap yang memegang cermin utama teleskop reflektor. Desain juga bervariasi dari produsen ke produsen, tetapi prinsipnya adalah sama.yaitu memegang cermin dan memungkinkan untuk penyesuaian.
Lensa
  • perakitan ringan adalah pertemuan utama bagi teleskop refraktor. Hal ini pada dasarnya kerah yang memegang lensa utama di tempat dan cocok ke dalam tabung teleskop.
Tripod
Yaitu 3 kaki pada teleskop yang berfungsi untuk menahan teleskop untuk ketinggian di mana orang dapat berdiri untuk menggunakannya.
Lensa mat
Merupakan bagian yang seseorang terlihat melalui dan tergantung pada jenis teleskop, beberapa individu mungkin memiliki lensa tambahan berada di dalam.
Pencari
Adalah salah satu bagian yang paling penting dari teleskop karena memungkinkan pengguna untuk melacak benda-benda di ruang angkasa.
  • Tanpa finder itu akan membuat hampir tidak mungkin untuk menemukan benda-benda yang jarak jauh.
  • Tanpa penemu yang akan membuatnya hampir mustahil untuk menemukan objek dari jarak jauh.
  • Hal ini melekat pada sisi teleskop utama.
  • Hal ini melekat pada sisi teleskop utama.
Lensa Barlow
Lensa tambahan dapat ditempatkan di antara focuser dan lensa mata. Ini Efektif meningkatkan panjang fokus teleskop, sehingga meningkatkan perbesaran teleskop (biasanya 2x tapi bisa naik 5x). Hal ini secara efektif meningkatkan panjang fokus teleskop, sehingga meningkatkan perbesaran teleskop (biasanya 2x tapi bisa pergi ke 5x).
Gunung
Merupakan bagian dari teleskop yang memegang teleskop di tempat. Ada dua jenis dari alt-azimuth me-mount dan khatulistiwa. Ada dua jenis alt-azimuth gunung dan khatulistiwa.
Ada jenis lain dari gunung tetapi mereka umumnya digunakan untuk yang lebih besar, TELESCOP canggih yang tidak tersedia di toko-toko ritel.

Radio

Radio  adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara  modulasi  dan  radiasi elektromagnetik  (gelombang elektromagne...